Mobil Pembawa Jenaza Almarhum Indrayono mengalami kecelakaan di Tebing Meranteh

Muaradua Rambupena.com. Mobil pembawa Jenaza Almarhum Indrayono Ketua BPD Desa Sugihan,mengalami kecelakaan di tebing merantih Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan pada Jum’at malam (14/10/2022) sekira pukul 19.30 Wib.

Kecelakaan disebabkan sopir ambulance yang belum memahami medan jalan sehingga terjebak dan terkejut akan terjalnya tanjakan.

Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan Amirudin (47),kepada awak media via Tilpon,bahwa terjalnya tanjakan dan kondisi tebing yang memprihatinkan menjadi faktor utama sering terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut.

“Ini bukan kali pertama di tebing merantih terjadinya kecelakaan semacam ini, Nah kali ini yang sangat memprihatinkan mobil ambulance pembawa jenazah yang terperosok karena tak mampu menanjak terjalnya tebing,” ungkap Amir.

Lanjut Amir, juga menceritakan jika jenazah yang dibawa adalah jenazah Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Sugihan Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan.

“Sekira sekitar 3 hari lalu ketua BPD Sugihan dibawa ke Rumah Sakit Umum di Palembang untuk berobat karena memang sedang mengalami sakit, namun karena sudah janjinya nyawa beliau tak tertolong, nah tadi siang dengan menggunakan ambulance Rumah Sakit Umum dari Palembang, jenazah dibawa pulang untuk di kebumikan,” katanya.

Amir juga menambahkan ada 5 (lima) orang didalam ambulance saat terjadinya kecelakaan diantaranya Sopir, istri almurhum, dua orang anak almarhum serta almarhum/jenazah itu sendiri.

“Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi ambulance dan keluarga almarhum yang berada didalam ambulanc selamat dan sudah dilakukan perawatan serta Jenazah yang berada dalam mobil ambulance kecelakaan tersebut telah dievakuasi menggunakan kendaraan lain untuk dibawa ke rumah keluarganya,” ungkap Kades.

Dalam sepanjang terakhir memang ini bukan kali pertama terjadinya kecelakaan akibat kendaraan tak mampu menanjak akan terjalnya tebing melainkan sangat sering.

“Kepada Pemerintah kami atas nama Pemerintah Desa dan tentu ini juga adalah harapan masyarakat semua, dimana harapan kami adalah Kepada Pemerintah Kabupaten OKU Selatabln untuk membuatkan kami jalan alternatif yang lain sehingga musibah demi musibah tak lagi terjadi, dan semoga musibah ambulance yang terperosok di tebing merantih ini adalah musibah terakhir,” Pungkas Kepala Desa Sugihan Amirudin. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.