Pemkab OKUS menggelar Acara Minum Kopi Bersama di Jembatan Kuning Muaradua

Muaradua Rambupena.com

Ribuan pesera dari beberapa desa, kecamata dalam lingkup kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) berkumpul di Jembatan Kuning diatas Sungai komering, kecamatan Muaradua pada hari ini, Sabtu (13/7/2024).

Acara ini digelar dalam rangka memecahkan Rekor MURI untuk kategori “Minum Kopi Terbanyak di Pinggir Sungai”.

Kegiatan ini dipusatkan di atas jembatan kuning muaradua, dengan diikuti oleh perwakilan peserta di berbagai desa, kecamatan  di OKU Selatan

Plt Kadin Pariwisata dan Kebudayaan OKU Selatan Jos Akherman, S.STP, M.Si mengatakan, kegiatan ini bukan hanya sekadar minum kopi, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi di tengah keindahan alam Sungai Komering di Muaradua.

“Kami sangat bangga, Gerakan ini bukan hanya sekadar minum kopi, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi di tengah keindahan alam Sungai Komering” ujar Jos panggilan akrab Jos Akherman..

Perlu diketahui bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu sentra produksi kopi nasional dengan area seluas 250.305 hektar pada tahun 2020.

Pada tahun 2022, provinsi ini dinobatkan sebagai daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia dengan produksi kopi mencapai 212,4 ribu ton atau 26,72% dari total produksi kopi nasional.

Kegiatan “Ngopi Serentak di Tepi Sungai se-Sumsel” ini diharapkan dapat menjadi promosi bagi potensi kopi Sumsel ke kancah nasional dan internasional”, ucapnya

Hal senada Assten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten OKU Selatan, Natalion, S.STP, M.Si “Kegiatan ini dapat mendorong produksi komoditas kopi dan mempromosikan kopi hasil petani di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten OKU Selatan”, ungkap Natalion

Sementara itu Plh Sekda Provinsi Sumateta Selatan, H.Edward Chandra juga mengungkapkan giat ini merupakan hasil koordinasi dengan kabupaten/kota untuk melaksanakan pencatatan rekor MURI Ngopi Bareng yang serentak dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/7/2024)

“Semoga ini bermanfaat, baik bagi masyarakat maupun daerah dalam meningkatkan produksi komoditas kopi di Sumsel” ujarnya.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.